Yap Mun Ching, Chief Sustainability Officer AirAsia, Resmi Ditunjuk sebagai Duta Global ICAO untuk Mendukung Pengembangan Talenta dan Inklusivitas di Sektor Penerbangan
Penunjukan ini merupakan pengakuan atas kepemimpinan Yap Mun Ching dalam mendorong keberlanjutan industri penerbangan serta menginspirasi generasi penerus profesional di sektor aviasi
SEPANG, 14 Juli 2026 - AirAsia hari ini mengumumkan bahwa Chief Sustainability Officer AirAsia, Yap Mun Ching, telah ditunjuk sebagai Duta ICAO (International Civil Aviation Organization) melalui Global Ambassadors Programme, sebuah program baru yang diluncurkan oleh badan penerbangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
ICAO Global Ambassadors Programme (IGAP) diluncurkan pada Maret 2026 sebagai inisiatif untuk menarik talenta yang kompeten dan beragam guna mendukung pertumbuhan jangka panjang industri penerbangan. Dalam Rencana Strategis ICAO 2026–2050, jumlah penumpang udara diproyeksikan meningkat hampir tiga kali lipat, dari 4,6 miliar pada 2024 menjadi 12,4 miliar pada 2050. Pertumbuhan ini akan mendorong meningkatnya kebutuhan akan tenaga profesional di berbagai bidang, mulai dari pilot, insinyur, pengatur lalu lintas udara, hingga teknisi pemeliharaan pesawat.
Sebagai kawasan dengan pertumbuhan tercepat, Asia Pasifik diproyeksikan menyumbang hingga 50% lalu lintas penerbangan global pada 2050. Melalui IGAP, ICAO menggandeng para pemimpin industri untuk menginspirasi lebih banyak generasi muda, khususnya perempuan, agar meniti karier di sektor aviasi dan mendukung lahirnya talenta masa depan bagi industri penerbangan.
Penunjukan yang berlaku selama dua tahun, mulai 1 Juli 2026 hingga 1 Juli 2028, merupakan hasil nominasi dari Kementerian Perhubungan Malaysia (Ministry of Transport/MOT) sebagai bentuk pengakuan atas keahlian Yap Mun Ching di bidang keberlanjutan penerbangan serta kontribusinya dalam pengembangan talenta di industri aviasi. Ia bergabung dengan sejumlah profesional terkemuka di industri penerbangan yang dipilih untuk mendukung pelaksanaan Rencana Strategis ICAO 2026–2050.
Yap Mun Ching, Chief Sustainability Officer of AirAsia Group* mengatakan: “Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk ditunjuk sebagai Duta Global ICAO. Saya juga menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Perhubungan Malaysia atas nominasi yang diberikan. Peran ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun masa depan industri penerbangan yang lebih berkelanjutan dan inklusif.
“Kawasan Asia Pasifik memiliki talenta luar biasa dengan potensi yang masih sangat besar untuk dikembangkan. Seiring berkembangnya industri penerbangan, kita perlu membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda untuk membangun karir yang bermakna di sektor ini. Berbekal pengalaman saya meniti karir di industri yang dahulu didominasi oleh laki-laki, saya ingin menunjukkan kepada generasi berikutnya, khususnya perempuan muda, bahwa industri penerbangan adalah ruang bagi mereka untuk berkembang, memimpin, dan memberikan dampak nyata. Saya berharap dapat terhubung dengan lebih banyak generasi muda di kawasan ini serta menginspirasi mereka untuk meraih berbagai peluang yang ditawarkan industri penerbangan.”
Penunjukan ini semakin mempertegas komitmen AirAsia dalam mengembangkan talenta dan mendorong keberagaman, yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan perusahaan. Sejak memiliki pilot perempuan pertama pada 2002, perempuan kini mencakup 8,3% dari total pilot AirAsia, melampaui rata-rata industri penerbangan global yang berada di kisaran 5–6%. Sebagai perusahaan yang mengedepankan transformasi digital, perempuan juga mewakili 29% dari total tim Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) AirAsia. Pencapaian ini mencerminkan komitmen AirAsia dalam membuka lebih banyak peluang bagi talenta lokal dan perempuan untuk berkembang di bidang-bidang teknis, sekaligus membangun budaya kerja yang lebih kolaboratif dan dinamis.
Perjalanan karier Yap Mun Ching mencerminkan komitmen AirAsia dalam mengembangkan talenta. Bergabung dengan AirAsia sebagai perencana rute penerbangan (route planner), beliau kemudian dipercaya memegang berbagai posisi kepemimpinan di bidang perencanaan armada, strategi maskapai, hingga pengembangan yayasan perusahaan. Saat ini, Yap Mun Ching memimpin strategi keberlanjutan AirAsia dengan mengkoordinasikan berbagai inisiatif di tujuh maskapai yang beroperasi di lima negara. Sejak 2022, ia juga menjabat sebagai Ketua National CORSIA Task Force Malaysia serta menjadi pakar teknis dalam Committee on Aviation Environmental Protection (CAEP) ICAO, yang berperan dalam penyusunan standar lingkungan penerbangan internasional dan kerangka implementasi CORSIA.
Informasi lebih lanjut mengenai ICAO Global Ambassadors Programme dapat diakses di sini.
*AirAsia Group Berhad (sebelumnya bernama AirAsia X Berhad)